ADSEF PBS UAD Gelar Muktamar dan Pergantian Kepengurusan Periode 2026/2027
Yogyakarta – Kelompok Studi Ahmad Dahlan Sharia Economic Forum (ADSEF) Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Universitas Ahmad Dahlan sukses menyelenggarakan Muktamar Pergantian Kepengurusan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan dari pengurus periode 2025/2026 kepada pengurus baru periode 2026/2027 yang akan melanjutkan berbagai program kerja dan pengembangan organisasi di masa mendatang. Muktamar yang berlangsung dengan penuh semangat kekeluargaan tersebut dihadiri oleh pengurus demisioner, anggota aktif ADSEF, alumni, pembina organisasi, serta perwakilan mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah UAD. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi organisasi yang tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, tetapi juga menjadi wadah evaluasi dan perumusan arah organisasi untuk satu periode ke depan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh pengurus periode 2025/2026. Dalam kesempatan tersebut, pengurus menyampaikan berbagai capaian yang telah berhasil diraih selama satu tahun kepengurusan, mulai dari kegiatan kajian ekonomi syariah, seminar nasional, pelatihan kepenulisan ilmiah, pengembangan sumber daya anggota, hingga berbagai kolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan lembaga ekonomi syariah lainnya. Dalam laporan yang disampaikan, pengurus periode 2025/2026 menegaskan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan merupakan hasil kerja sama seluruh anggota ADSEF yang memiliki komitmen untuk menjadikan organisasi sebagai wadah pengembangan intelektual mahasiswa, khususnya dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Berbagai tantangan yang dihadapi selama masa kepengurusan juga menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan organisasi pada periode berikutnya.

Suasana Muktamar KS Adsef Tahun 2026
Setelah laporan pertanggungjawaban diterima oleh forum, kegiatan dilanjutkan dengan sidang muktamar yang membahas rekomendasi organisasi, evaluasi program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru periode 2026/2027. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat yang menjadi nilai penting dalam organisasi kemahasiswaan. Ketua demisioner ADSEF periode 2025/2026 dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja sama selama masa kepengurusan. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis serta menghadirkan inovasi yang lebih baik untuk kemajuan organisasi.

Foto bersama pengurus lama dan pengurus baru
“ADSEF bukan hanya tempat berorganisasi, tetapi juga ruang belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kapasitas diri. Kami berharap kepengurusan baru dapat membawa ADSEF menjadi organisasi yang semakin aktif, produktif, dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, pengurus terpilih periode 2026/2027 menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan visi organisasi sebagai pusat kajian ekonomi syariah mahasiswa yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Berbagai program strategis akan disusun untuk memperkuat budaya literasi, penelitian, kajian ilmiah, serta pengembangan kompetensi anggota dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Foto bersama pengurus lama dan pengurus baru
Pembina ADSEF PBS UAD turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya muktamar sebagai bentuk kedewasaan organisasi dalam menjalankan proses regenerasi kepemimpinan. Menurutnya, regenerasi merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi agar tetap berkembang dan mampu menjawab tantangan yang terus berubah. “Muktamar bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang lebih baik. Setiap periode memiliki tantangan dan peluang yang berbeda, sehingga diperlukan semangat inovasi dan kolaborasi dari seluruh anggota,” tuturnya.
Selain menjadi forum pergantian kepengurusan, muktamar juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota dan alumni ADSEF. Suasana kekeluargaan yang terbangun selama kegiatan menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan yang menjadi salah satu ciri khas organisasi tersebut. Dengan terselenggaranya Muktamar ADSEF PBS UAD dan terpilihnya kepengurusan baru periode 2026/2027, diharapkan organisasi dapat terus menjadi wadah pengembangan intelektual mahasiswa yang produktif, inovatif, dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi syariah. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai prestasi yang telah diraih serta menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, program studi, dan masyarakat luas. (PBS)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!