Kelompok Studi Ekonomi Islam PBS UAD Laksanakan Studi Banding dengan Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ)
Yogyakarta – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan studi banding dengan Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) sebagai upaya memperkuat wawasan keilmuan, kelembagaan, serta pengembangan organisasi mahasiswa berbasis ekonomi Islam. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (13 Desember 2025) di Laboratorium Komputer FAI UAD.
Kegiatan studi banding ini diikuti oleh pengurus dan anggota KSEI PBS UAD serta disambut langsung oleh perwakilan pimpinan, dosen, dan mahasiswa IIQ. Acara berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mengembangkan kajian ekonomi Islam yang integratif antara aspek keilmuan, nilai Al-Qur’an, dan praktik ekonomi kontemporer.

Suasana Kunjungan dan Studi Banding
Dalam sambutannya, Ketua KSEI PBS UAD Quraini Tiara Ramadhani, menyampaikan bahwa kegiatan studi banding ini bertujuan untuk memperluas perspektif mahasiswa mengenai pengelolaan organisasi, pengembangan program kerja, serta penguatan peran mahasiswa dalam dakwah dan literasi ekonomi Islam. “Melalui studi banding ini, kami berharap dapat belajar dari IIQ terkait pengembangan kajian ekonomi Islam yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus bertukar pengalaman mengenai pengelolaan organisasi kemahasiswaan yang aktif dan produktif,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari IIQ Muhammad Fikri, menyambut baik kunjungan KSEI PBS UAD dan menegaskan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan ekonomi Islam di kalangan generasi muda. “Studi banding ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah akademik serta membangun jejaring antar mahasiswa ekonomi Islam. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi dapat berlanjut pada kegiatan kolaboratif ke depan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan studi banding diisi dengan pemaparan profil organisasi, diskusi program kerja unggulan, serta sharing pengalaman mengenai kegiatan kajian rutin, pelatihan ekonomi syariah, kewirausahaan Islam, hingga pengabdian masyarakat. Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari peserta kedua belah pihak yang saling bertukar gagasan dan inspirasi. Selain itu, kegiatan ini juga membahas peluang kolaborasi di masa mendatang, seperti penyelenggaraan seminar ekonomi Islam bersama, kajian tematik berbasis Al-Qur’an dan hadis, pelatihan literasi keuangan syariah, serta program penguatan kapasitas organisasi mahasiswa.

Foto Bersama di Depan Kampus IV UAD
Dosen pendamping KSEI PBS UAD Hilma Fanniar Rohman, S.E., M.E, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, studi banding menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills, kepemimpinan, serta jejaring akademik. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter mahasiswa yang aktif, kritis, dan kolaboratif. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan institusi lain,” jelasnya.

Foto Bersama di Depan Kampus IV UAD
Kegiatan studi banding ditutup dengan penyerahan cendera mata, sesi foto bersama, serta doa penutup sebagai simbol terjalinnya hubungan baik antara KSEI PBS UAD dan IIQ. Suasana keakraban yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kerja sama berkelanjutan di masa depan. Melalui kegiatan ini, KSEI PBS UAD berkomitmen untuk terus mengembangkan peran mahasiswa dalam memperkuat literasi dan praktik ekonomi Islam, sekaligus mendukung visi Program Studi Perbankan Syariah UAD dalam mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia. (PBS)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!