Panut Indarko Lulusan Terbaik PBS dan FAI UAD: Semangat Untuk Terus Belajar Hal Baru
Yogyakarta – Perjalanan saya di program studi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan dimulai dengan tekad untuk mendalami integrasi antara nilai-nilai etika Islam dan sistem keuangan modern. Selama perkuliahan, saya memfokuskan diri pada bidang Sharia Fintech dan transformasi perbankan digital, yang membawa saya meraih IPK memuaskan sebesar 3,93. Proses akademik ini tidak hanya sebatas teori di kelas, tetapi juga melalui riset mendalam mengenai perilaku konsumen syariah, khususnya pengaruh spiritual marketing terhadap keputusan pembelian. Ketekunan dalam proses belajar ini membantu saya membangun fondasi yang kuat dalam analisis data keuangan dan strategi pemasaran yang etis.
Salah satu kenangan yang paling berkesan adalah dinamika saat menyeimbangkan jadwal kuliah yang padat dengan berbagai kompetisi nasional dan internasional. Keseruan muncul ketika saya harus berkolaborasi dengan tim untuk memecahkan studi kasus ekonomi syariah, yang seringkali menuntut kreativitas dan ketahanan mental di bawah tekanan kompetisi. Selain itu, interaksi hangat dengan dosen pembimbing dan rekan sejawat selama proses penyusunan tugas akhir memberikan warna tersendiri dalam perjalanan studi saya. Momen-momen diskusi inspiratif di lingkungan kampus Universitas Ahmad Dahlan menjadi kenangan berharga yang membentuk cara berpikir saya menjadi lebih kritis dan solutif.
Di organisasi, saya mendapatkan kesempatan berharga saat menjabat sebagai Kepala Departemen Keilmuan di ADSEF UAD, Panitia Pelaksana Sharia Economic Festival oleh HMPS UAD, anggota Debating Community UAD hingga berbagai kegiatan volunter diluar kampus. Pengalaman memimpin tim besar dan mengelola anggaran puluhan juta rupiah mengasah kemampuan kepemimpinan serta manajemen risiko saya secara nyata di lapangan.
Dalam bidang perlombaan, perjalanan saya diwarnai dengan berbagai pencapaian, mulai dari menjadi Juara 2 Olimpiade Ekonomi Islam Nasional, Juara 3 Essay Nasional, Juara 5 Businessplan dan karya tulis ilmiah, penghargaan Best Novelty Award di konferensi internasional hingga berbagai perlomaan lainnya baik tingkat nasional maupun internasional. Puncaknya adalah ketika saya terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas dan menjadi finalis di tingkat universitas pada tahun 2024.
Kesan mendalam bagi saya adalah bahwa program studi Perbankan Syariah memberikan wadah yang luar biasa bagi mahasiswa untuk berkembang melampaui batas akademik. Saya merasa sangat didukung dalam mengeksplorasi minat di bidang digital marketing dan analisis data, yang ternyata sangat relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah saat ini.
Pesan saya untuk teman-teman adalah jangan takut untuk mengambil peran aktif di luar kelas. Pengalaman organisasi dan kompetisi adalah laboratorium nyata untuk menguji ilmu yang telah kita pelajari. Manfaatkan setiap peluang untuk berjejaring dan jangan pernah berhenti untuk berinovasi dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia.
“Integritas dalam prinsip syariah adalah modal utama, namun kompetensi digital dan analisis data adalah mesin yang akan membawa kita memimpin masa depan keuangan dunia.” “Menjadi mahasiswa Perbankan Syariah berarti memikul amanah untuk membawa maslahat; teruslah bertumbuh dengan data dan bergerak dengan etika.” (PI)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!